Showing posts with label Fish. Show all posts

Wednesday, April 14, 2021

thumbnail

Ikan yang tubuhnya seperti Magma gunung berapi

Ikan yang tubuhnya seperti Magma gunung berapi

Magma fairy wrasse (Cirrhilabrus shutmani)

Ikan yang tubuhnya seperti Magma gunung berapi

Ikan ini seperti dongeng, karena tubuhnya terlihat menyala seperti luapan Magma dari gunung berapi, itulah ikan magma fairy wrasse. Para ilmuwan mengambil sampel empat spesimen ikan ini dari lereng puing bawah air Gunung Didicas yang masih aktif di Kepulauan Babuyan Filipina, bagian dari Cincin Api Pasifik.


thumbnail

Kuda laut Kerdil atau Kuda laut Putri

Kuda laut Kerdil atau Kuda laut Putri

Korean “dwarf” seahorse (Hippocampus haema)

Jika mitos tentang putri dan peri tidak cukup, mari tambahkan lebih banyak makhluk mitos. Hippocampus haema adalah kuda laut yang paling umum di Korea, tetapi juga ditemukan di Jepang, yang disebut "himetatsu", yang berarti "kuda laut kerdil" atau "kuda laut putri".

Spesies baru ini merupakan bagian dari kelompok kuda laut bermahkota yang lebih besar, juga ditemukan di Jepang dan Korea. Tahun ini, para ilmuwan memeriksa 182 spesimen kuda laut dari wilayah tersebut, dan memilahnya menjadi tiga spesies. Kuda laut bermahkota (H. coronatus) dan kuda laut dicat (H. sindonis) telah ditemukan dan dideskripsikan. Tetapi spesies ketiga, H. haema, belum dipetakan krn berdasarkan perbedaan genetik dan fisik dari dua spesies lainnya.


thumbnail

Ikan panah Kaguya: goby (Navigobius kaguya)

Ikan panah Kaguya: goby (Navigobius kaguya)

Kaguya’s dartfish: a fairy tale goby (Navigobius kaguya)

Disebut Kaguyahime-haze dalam bahasa Jepang, ikan goby cantik ini dinamai Putri Bulan Kaguya, tokoh sentral dalam cerita rakyat Jepang zaman kuno. Namanya merupakan acuan karena terdapat bintik mirip bulan di sirip punggung ikan, dan penemuannya di terumbu karang di Jepang, serta di Filipina.

Ikan gobi baru sangat mirip dengan spesies lain (yang belum disebutkan namanya) dari Bali dan Maladewa. Kepala dan tubuhnya berwarna oranye hingga merah muda atau kuning keabu-abuan, dengan garis-garis ungu yang terkadang menjadi bintik-bintik. Penyelam telah melihat spesies ini sebelumnya dan mengambil fotonya. Terkadang juga ditangkap untuk akuarium rumah. Tapi belum diberi nama dan dideskripsikan. 

thumbnail

Ikan siput hantu (Snailfish)

Snailfish (Pseudoliparis swirei)

Menyelamlah ke Palung Mariana yang merupakan palung terdalam di dunia, dan Anda akan menemukan ikan ghostly snailfish  (siput hantu) yang berenang di dasar laut, sedalam hampir 8.000 meter (26.000 kaki). Ia hidup dalam kegelapan, sebagai salah satu ikan dengan kehidupan terdalam yang pernah ditemukan.

Para ilmuwan juga menemukan 37 makhluk berwarna merah muda, tembus cahaya, dan tampak seperti gumpalan menggunakan perangkap yang dilengkapi kamera video terpasang. Tubuh ikan siput sangat pucat, dimana perut, dan jeroannya terlihat melalui kulit. Spesies ikan siput lainnya telah ditemukan di palung di seluruh dunia

ikan siput hantu (Snailfish)


Monday, December 26, 2016

Friday, September 23, 2016

Thursday, June 23, 2016

thumbnail

Ubur-ubur bunga persik

Foto yang menunjukkan ubur-ubur air tawar, juga dikenal sebagai ubur-ubur bunga persik karena faktor kemiripannya dengan bunga, di Xiema Township dari Beibei District di Chongqing, barat daya China, lebih dari 100 ubur-ubur air tawar yang ditemukan di kolam di Xiema Township. Makhluk langka ini dianggap sebagai "panda raksasa di air".






Tuesday, May 10, 2016

thumbnail

Lumba-Lumba Finless di sungai Yangtze China




Seekor lumba2 yang sedang hamil yang bernama "F9" berenang di Institute of Hydrobiology di bawah Chinese Academy of Sciences, di Wuhan, Provinsi Hubei China tengah, populasi lumba-lumba Finless, menurut para ilmuwan, adalah kurang dari 1.000 ekor. Sebagai salah satu hewan paling terancam, Lumba-lumba Finless terutama dapat ditemukan di tengah dan hilir Sungai Yangtze dan dikawasan danau Poyang dan Dongting.

Friday, April 1, 2016

Tuesday, March 1, 2016

thumbnail

Salamander raksasa


Seekor salamander raksasa yang langka berhasil di tangkap di waduk Huantan oleh polisi hutan dan warga di kabupaten Ninghai, Provinsi Zhejiang, China timur, dengan panjang salamander  1,05 meter dan berat 8 kilogram.

Salamander raksasa, merupakan jenis hewan amfibi, dan dianggap terancam punah karena kehilangan habitat nya. salamander yang bisa membuat suara yang mirip dengan bayi menangis, sehingga juga dijuluki sebagai "baby fish" di China.


Wednesday, January 6, 2016

Tuesday, February 25, 2014

thumbnail

LEATHERJACKET (FAMILY MONACANTHIDAE)

UNICORN LEATHERJACKET
SCRIBBLED LEATHERJACKET
HONEYCOMB LEATHERJACKET
SPECTACLED LEATHERJACKET
BEARNED LEATHERJACKET
BLUE-SPOTTED LEATHERJACKET
FAN-BELLIED LEATHERJACKET
PRICKLY LEATHERJACKET
BEAKED LEATHERJACKET
THREADFIN LEATHERJACKET
PAXMAN LEATHERJACKET
POT-BELLIED LEATHERJACKET
HAIR-FINNED LEATHERJACKET
RED-TAILED LEATHERJACKET
MODEST LEATHERJACKET
BROWN-BLOTCHED LEATHERJACKET


Monday, February 10, 2014

thumbnail

BOXFISHES AND PUFFERFISHES

LONG HORNED COWFISH
ROUNDBELLY COWFISH
YELLOW BOXFISH
SPOTTED BOXFISH
HORN-NOSED BOXFISH
SMALL-NOSED BOXFISH
BLACK-BLOTCHED TURRETFISH
TURRETFISH
FINE-SPINED PUFFERFISH
MANY-STRIPED PUFFERFISH
BLACK SPOTTED TOAD FISH
STARRY PUFFERFISH
IMMACULATE PUFFERFISH
STARS AND STRIPES TOAD FISH
NARROW-LINED TOADFISH



thumbnail

PUFFERS and PORCUPINEFISHES



Three Barred Puffer, Spotted Puffer, Brown-Lined Puffer
Milk-Spotted Toadfish, Rough Golden Toadfish
Smooth Golden, Brown-Backed
Silver Toadfish, Darwins Toadfish, Hick,s Toadfish.

Short-Spinned PORCUPINEFISHES
Long-Spined PORCUPINEFISHES
SpotFin PORCUPINEFISHES
Spotbase PORCUPINEFISHES

Friday, January 31, 2014

thumbnail

Ikan tembus pandang

Baru-baru ini, Stewart Fraser seorang pemancing Selandia Baru saat memancing di semenanjung Karikari Peninsula, berhasil menangkap makhluk transparan seperti ikan tapi juga mirip dengan udang.

Menurut laporan media asing, Stewart Fraser pemancing asal Selandia Baru membawa kedua putranya pergi memancing di semenanjung Karikari Peninsula, kepulauan utara, Selandia Baru. Ia dikejutkan oleh seekor makhluk transparan yang mengapung di permukaan laut.

"Saya ragu antara menangkapnya atau tidak, namun akhirnya rasa penasaran membuat saya ingin melihat lebih dekat makhluk apa itu sebenarnya," katanya.

Menurut Fraser, makhluk samudera yang unik ini, terasa bersisik jika diraba, kenyal seperti jelly. Selain itu tampak sebuah bola kecil warna oranye, namun tidak tampak ada benda lain apapun di dalam tubuhnya. Benar-benar transparan.

Fraser merekam makhluk samudera yang tidak diketahuinya itu, begitu juga dengan pemancing lain, tidak tahu makhluk apa itu sebenarnya, karena tidak pernah melihat benda seperti itu.

Menurut ahli terkait dari National Marine Aquarium, Plymouth, Inggris, makhluk samudera yang transparan itu disebut Salpa maggiore, yaitu suatu invertebrata laut (hewan tak bertulang belakang). Kalangan awam tidak banyak yang tahu terhadap makhluk yang bernama Salpa maggiore. Mereka (Salpa maggiore) umumnya muncul di perairan dingin, diantaranya paling banyak terdapat di selatan Samudera Antartika.

Selain itu, para ahli terkait juga mengatakan, mereka bergerak di air dengan bergantung pada serapan air di tubuhnya yang mirip gel, dan fitoplankton (plankton nabati) merupakan makanannya. Bentuknya yang transparan dapat melindungi dirinya dari ancaman musuh alamianya, pada hakekatnya transparan di dalam air merupakan kamuflase yang hebat.

Tuesday, September 3, 2013

thumbnail

Ikan Hiu yang bisa jalan

Indonesia bak surga yang nyaman bagi spesies hewan unik. Terbukti, baru-baru ini kelompok konservasi lingkungan hidup menemukan spesies hiu yang bisa "berjalan" di dasar laut dengan menggunakan sirip yang berfungsi sebagai kaki.

Spesies ikan unik ini ditemukan di kawasan perairan timur Indonesia, dilansir laman Phys.org, 3 September 2013.

Menurut Kelompok Conservation International, hiu berjenis Hemiscyllium henryi atau hiu bambu coklat dan putih ditemukan saat berjalan di sepanjang laut bersama ikan-ikan kecil pada malam hari.

"Hiu bambu memiliki panjang tubuh maksimum hanya sekitar 30 inci, atau setara 80 cm. Ikan ini ditemukan di Halmahera, salah satu Kepulauan Maluku di Indonesia," kata salah satu peneliti.

Hiu yang diklaim tidak berbahaya bagi manusia ini mempunyai ekor yang sangat panjang dan besar, melebihi panjang tubuhnya. Menurut data-data, hiu bambu biasa ditemukan di perairan tropis, seperti Indonesia, Australia, dan Papua Nugini.

Kelompok Conservation International mengatakan, penemuan hiu yang bisa berjalan ini baru pertama kali di Indonesia dan sudah diterbitkan di Jurnal International of Ichthyology. Tujuannya untuk menarik para wisatawan menyelam di perairan Indonesia.

Menurut Ketut Sarjana Putra, Direktur Kelompok Conservation International untuk Indonesia, hiu bambu coklat bisa menjadi "duta pariwisata" yang ampuh untuk menarik minat wisatawan melancong ke Tanah Air.

"Apalagi hiu ini sangat unik, bisa berjalan di atas karang, dan tidak berbahaya bagi manusia. Hiu ini layak mendapat konservasi untuk menjaga kelestariannya," kata Ketut.

Conservation International menemukan hiu bersama-sama dengan peneliti-peneliti dari Western Australian Museum, Australia.

"Penemuan hiu bambu di waktu yang tepat. Saat ini, Indonesia sudah berkomitmen untuk meningkatkan upaya untuk melindungi spesies pari dan hiu," tutup Ketut.

Monday, March 18, 2013

About

Welcome to SpesiesIkan.blogspot.com